![]() |
Bunga Ros atau Bunga Mawar (Rosa chinensis Jacq.) |
Familia
| Rosaceae |
Sifat Kimiawai
| Rasa manis, hangat. |
Efek Farmakologis
| Berkhasiat melancarkan sirkulasi darah, menormalkan siklus haid (regulates menses), antiradang (antiinflamasi), menghilangkan bengkak (antiswelling), menetralisasi racun. Masuk meridian hati dan ginjal. |
Kandungan Kimia
| Bunga dan minyaknya mengandung zat sitral, sitronelol, geraniol, linalol, nerol, eugenol, feniletilalkohol, farnsol, nonilaldehida. |
Bagian yang Dipakai
| Bunga, akar, dan daun. Bunga dan akar, setelah dicuci, dijemur sampai kering untuk pemyimpanan, Daun untuk pemakaian segar. |
Nama Indonesia
|
Mawar, Kembang Ros
|
Nama Asing
| Yue ji hua (T), Rose flower, Chinese rose flower (I), Bunga Mawar (M). |
Menyembuhkan Penyakit
|
Pemakaian Luar :
Jerawat (acne vulgaris) : bunga mawar/ros secukupnya dikeringkan dengan cara diangin-anginkan lalu dihaluskan hingga bubuk. Bubuk tersebut dicampurkan dengan sedikit air lalu dioleskan ke wajah yang berjerawat. Digigit serangga : 1 kuntum bunga ros, 10 kuntum bunga melati (Jasminum sambac [L.] Ait.), 2 kuntum bunga kenanga (Canangium odoratum Bail.), dicuci bersih lalu digiling hingga halus, tambahkan 1 sendok teh minyak kelapa (Cocos nucifera L.), diaduk hingga rata lalu ditempelkan pada bekas sengatan dan dibalut. |
Pemakaian Dalam :
Haid tidak teratur (irreguler menstruation) : 15-21 gram bunga ros segar, diseduh dengan air panas secukupnya, diminum beberapa kali sehari.
Keputihan (leucorrhoea)
Nyeri haid (dysmenorrhoea) :
Peranakan turun setelah melahirkan (prolapsus uteri) : 30 gram bunga ros ditimdengan arak merah lalu diminum (tidak dianjurkan bagi muslim).
Bengkak terpukul : 3 gram bubuk bunga ros kering tambahkan arak secukupnya, lalu diminum (tidak dianjurkan bagi muslim).
TBC kelenjar leher (lymphadenopathy) : 9 gram bunga ros, 20 gram jali (Coix lacryma-jobi L.) direbus dengan 500 cc air hingga tersisa 200 cc, disaring kemudian diminum airnya.
Menurunkan panas karena campak (measles) : 15 kuntum bunga ros dicuci, direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 400 cc, disaring kemudian diminum dua kali sehari sebanyak 200 cc. Hanya berkhasiat menurunkan panas.
Rematik, pegal linu :
Penyakit paru-paru : 10 gram bunga ros kering, gula batu secukupnya diseduh dengan air panas lalu diminum seperti meminum teh.
Sakit lambung atau mag (gastritis) :
Batuk darah (hemoptysis) : 10 gram bunga ros ditambah gula batu secukupnya, ditim dengan menambahkan air secukupnya lalu diminum.
Sakit kepala : 10 gram bunga ros kering, 15 gram daun teratai kering (Nelumbium nelumbo Druce.), 10 gram jahe kering (Zingiber officinale Rosc.), direbus dengan air secukupnya, diminum airnya setelah disaring. Susah buang air besar/sembelit (constipatio) : 10 gram bunga ros kering, 5 gram bubuk temulawak (Curcuma xanthorrhiza Roxb.), direbus dengan 300 cc air hingga tersisa 200 cc, disaring kemudian diminum airnya sebanyak 100 cc. Lakukan dua kali sehari.
Pembengkakan payudara (mastitis), perut kembung : 15 gram bunga ros, 2-3 gram daun teh (Camellia sinensis [L.] Kuntze.), keduanya diseduh dengan air mendidih secukupnya lalu disaring dan airnya diminum seperti meminum teh.
Penyempitan pembuluh darah : 20 gram bunga ros, 30 gram daun dewa kering (Gynura segetum [Lour.] Merr.), 15 gram temu hitam (Curcuma aeruginosa Roxb.), direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc, disaring kemudian diminum airnya secara teratur.
Pembekuan darah : 20 gram bunga ros, 15 gram daun dewa kering (Gynura segetum [Lour.] Merr.), direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc, disaring kemudian diminum airnya secara teratur.
Radang usus akut dan kronis (acute, chronic enteritis) : 10 gram bunga ros kering, 15 gram sambiloto kering (Andrographis paniculata Nees.), 30 gram krokot (Portucala oleracea L.), direbus dengan 600cc air hingga tersisa 300 cc, disaring kemudian diminum airnya secara teratur.
| |
Catatan
|
Wanita hamil dilarang pakai
Hati-hati pada fungsi pencernaan lemah
Pengobatan dilakukan secara teratur. Untuk penyakit yang serius atau berat tetap konsultasikan ke dokter.
|
Silahkan kunjungi Khasiat Herba yang lainnya di Macam Khasiat Herba Tanaman Bunga